Selasa, 19 September 2017

GEREJA JEMAAT REFORMASI PAPUA, JEMAAT WALMAK



GEREJA JEMAAT REFORMED PAPUA  (GJRP).
JEMAAT IMANUEL WALMAK
DI NIPSAN

1.       Definisi dan makna kata


Kata reformasi berarti “kembali ke formasi awal” sangat sederhana. Yang menjadi pertanyaan adalah “formasi apa?” kata formasi sama artinya dengan bentuk. Jadi bentuk atau formasi awal sebagai landasan / dasar gereja adalah firman Tuhan. Karena itu semangat reformasi adalah  “semangat kembali kepada Alkitab (back to the bible). Karena gereja saat itu sangat melenceng jauh, sehingga perlu dibangun denga dasar yang teguh, yaitu jesus Christ. Karena itu, yang perlu dipikirkan ileh GJRP adalah kembali kepada Alkitab dalam segala aspek gereja.

Sedangkan kata transformasi berarti “menuju ke formasi sesungguhnya”. Apa itu formasi sesungguhnya? Formasi atau bentuk sesungguhnya adalah “menjadi serupa dan segambar dengan kristus”.

Manusia diciptakan menurut rupa dan gambar Allah sendiri (kej.1:26,5:1). Rupa atau gambar Allah itu hilang atau rusak karena dosa manusia (Rom 8:3), maka manusia hidup dalam krisis Rohani, hidup dalam kegelapan tetapi gambar dan rupa itu dipulihkan oleh jesus Christ. Roma 8:29 “sebab semua orang yang dipilihnya dari semula, mereka juga ditentukannya dari semua untuk menjadi serupa dengan gambaran anaknya, hal praktis apa yang diperlukan untuk mewujudkan kesempurnaan itu? Dalam Roma 12:2 menjelaskan “ janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu”

Dalam efesus 5:27 menjelaskan “ia menempatkan jemaat dihadapan dirinya dengan cemerlang dengan cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela (1.pet 1:16) kuduslah kamu, sebab aku kudus. Hal keserupaan dengan kristus itulah yang dibutuhkan oleh GJRP.

2.       Latar belakang Reformasi gereja
Hari reformasi, kita peringati setiap 31 october (1517), karena hari itulah Martin Lither menempelkan 95 dalil/protes didepan pintu gereja di Wittenberg-jerman. Kemudian dilanjutkan oleh John Calvin dan Swingli di Switzerland dan perancis. Letusnya terjadi di eropa kemudian berkembang ke seluruh dunia.

Mengapa dilakukan reformasi? Jawabanya sederhana adalah karena gereja meninggalkan porosnya atau formasinya yaitu Alkitab dan menyeweleng kepada filsafat dan rasio manusia. Filsafat mempengaruhi teologi saat itu, dan bahkan juga setelah reformasi sampai saat ini.

Filsabat yang berkembang saat itu adalah filsafat Aristoteles (naturalism ) dimulai abad ke-13. Dilanjutkan dengan pemikiran atau filsafat Thomas Aquinas (rasionalisme) yang mengajarkan adanya 5 jalan yang membuktikan adanya Allah. Sehingga banyak orang; awam maupun akademisi mulai percaya bahwa melalui filsafat dan rasio manusiapun ada jalan kepada Allah.

Ada beberapa aspek kerusakan gereja saat itu:
1.       Doktrin gereja yang tidak sesuai dengan Alkitab, contohNya: keselamatan ada ditangan gereja buka Tuhan.
2.       Kuasa pastor/paus lebih tinggi dari pada Tuhan, contoh: untuk mendapatkan pengampunan dosa harus disiksa diri dan dapat surat resmi dari pastor atau paus (indulgensi). Contoh lain “untuk jiwa orang mati yang disiksa di neraka dapat dikembalikan ke sorga atas kemerijik bunyi uang logam yang dibayarkan oleh keluarganya yang masih hidup kepada paus dan jiwanya dapat dipindahkan.
3.       Percaya kepada benda-benda suci seperti gambar salib untuk mengusir setan, parang peninggalan rasul-rasul dll.
4.       Gereja mencari kekayaan dengan tanah dan pajak dari masyarakat/jemaat, dsb.

3.       Prinsip-prinsip Refromed
Ada beberapa prinsip penting dari reformasi abad ke-16, yaitu.
1.       Sola gratia, “hanya anugerah.” Artinya manusia dapat diselamatkan hanya anugerah Tuhan, bukan karena jasa , kebaikan atau ketaatan manusia, Efe 2:8 “sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu tetapi pemberian Allah.
2.       Sola fide “hanya oleh iman.” Artinya hanya melalui iman. “artinya hanya melalui iman orang dapat dibenarkan oleh Allah, atau hanya melalui iman manusia datang kepada Allah.
3.       Sola scriptura, “hanya Alkitab” artinya hanya Alkitab adalah Firman Allah yang tanpa salah dan berotoritas.
4.       Sola Christos, “hanya Kristus” artinya hanya kristus satu-satunya juruselamat dan pusat dari isi Alkitab.
5.       Soli Deo Gloria, “hanya kemuliaan Allah.” Segala sesuatu ada bagi kemuliaan Allah.

Ada tiga hal pandangan John Calvin yang penting:
Pertama, doktrin yang sistematis dan alkitabiah, sehingga John Calvin menulis banyak buku dan menafsirkan seluruh Alkitab, kecuali Wahyu.
Kedua, sistim pemerintahan yang dipimpin oleh para presbiter atau penatua. Keputusan-keputusan gerejani adalah berdasarkan kesepakatan bersama dalam persidangan, bukan kebijakan seseorang.
Ketiga, disiplin gerejani harus dijalankan dengan baik. Karena konsep Alkitab, disiplin gerejani atau istilah yang lazim adalah “siasat gerejani” bukan sebagai alat hukuman, melainkan obat untuk menyembukan orang sakit (orang berdosa). Dengan cara itu jemaat atau gereja Tuhan selalu dipelihara dalam kekudusan, menuju keserupaan kristus.

4.       Latar belakang GJRP
Gereja Jemaat Reformasi Papua (GJRP) berlatar belakang azas teologi reformasi (Reformed Theology). Seluruh gereja Protestan adalah hasil reformasi, tetapi dalam perkembangan selanjutnya ada perbedaan pendapat antara Luther dan Calvin dalam hal gereja, perjamuan dan lainnya. Kemudian oleh pengaruh liberalism, istilah aliran protestan lebih menjuru pada gereja-gereja Lutheran, sedangkan aliran reformasi adalah pengikut ajaran John Calvin. Jadi teologi reformasi sangat erat kaitanya dengan Calvinisme. Istilah Calvinisme artinya pengikut ajaran Calvin. Contoh gereja aliran Calvinis adalah, gereja Sebagian besar gereja Protestan di Indonesia, terutama di pulau Jawa, mendapat pengaruh Gereja Reformed, terutama dari badan misi Gereja Hervormd Belanda (Nederlandse Hervormde Kerk atau NHK) dan Gereja Gereformeered Belanda (Gereformeerde Kerken in Nederland). Selain itu gereja Reformed di Indonesia yang bercorak evangelistik (Injili) dikenal sebagai Gereja Reformed Injili Indonesia.
ü  Banua Niha Keriso Protestan (Protestant Christian Church of Nias)
ü  Gereja Angowuloa Masehi Indonesia Nias (Christian Communion of Indonesia Church in Nias)
ü  Gereja Batak Karo Protestan ( Karo Batak Protestant Church)
ü  Gereja Injili Indonesia (Indonesian Evangelical Church) [1]
ü  Gereja Jemaat Protestan di Irian Jaya (Protestant Congregations Church in Irian Jaya)
ü  Gereja Kalimantan Evangelis (Evangelical Church in Kalimantan)
ü  Gereja Kemah Injil Indonesia (Indonesian Gospel Tabernacle Church)
ü  Gereja Kristen di Luwuk Banggai (Christian Church in Luwuk Banggai)
ü  Gereja Kristen di Sulawesi Selatan (Christian Church in South Sulawesi)
ü  Gereja Kristen Indonesia (Indonesian Christian Church) [2] [3]
ü  Gereja Kristen Indonesia Sulawesi Selatan (Indonesian Christian Church of Sulawesi)
ü  Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua (Evangelical Christian Church in West Papua)
ü  Gereja Kristen Jawa (Javanese Christian Church) [4] [5]
ü  Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (Javanese Christian Church of Northern Central Java)
ü  Gereja Kristen Jawi Wetan (The East Java Christian Church)
ü  Gereja Kristen Kalam Kudus (Holy Word Christian Church)
ü  Gereja Kristen Kalimantan Barat (West Kalimantan Christian Church)[6]
ü  Gereja Kristen Pasundan (Pasundan Christian Church)
ü  Gereja Kristen Pemancar Injil (Gospel Propagating Christian Church)
ü  Gereja Kristen Protestan di Bali (Protestant Christian Church in Bali)
ü  Gereja Kristen Sulawesi Tengah (Christian Church in Central Sulawesi)
ü  Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (Christian Church of Southern Sumatra)
ü  Gereja Kristen Sumba (Christian Church of Sumba)
ü  Gereja Kristus (Church of Christ)
ü  Gereja Kristus Tuhan (The Church of Christ the Lord)
ü  Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (Christian Evangelical Church in Bolaang Mongondow)
ü  Gereja Masehi Injili di Minahasa (Christian Evangelical Church in Minahasa)
ü  Gereja Masehi Injili di Timor (Christian Evangelical Church in Timor)
ü  Gereja Masehi Injili di Sangihe Talaud (Christian Evangelical Church in Sangihe-Talaud)
ü  Gereja Masehi Injili Halmahera (The Christian Evangelical Church in Halmahera)
ü  Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (Protestant Church in West Indonesia)
ü  Gereja Protestan di Indonesia (Protestant Church in Indonesia)
ü  Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara (Protestant Church in Southeast Sulawesi)
ü  Gereja Protestan Indonesia di Buol Toli-Toli (Indonesian Protestant Church in Buol Toli-Toli)
ü  Gereja Protestan Indonesia di Irian Jaya (Indonesian Protestant Church in Irian Jaya)
ü  Gereja Protestan Indonesia Donggala (Indonesian Protestant Church in Donggala)
ü  Gereja Protestan Indonesia Luwu (Luwu Indonesian Protestant Church)
ü  Gereja Protestan Kalimantan Barat (Protestant Church of West Kalimantan)
ü  Gereja Protestan Maluku (Protestant Church in the Moluccas)
ü  Gereja Reformed Injili Indonesia (Indonesian Reformed Evangelical Church) [7] [8]
ü  Gereja Toraja (Toraja Church)
ü  Gereja Toraja Mamasa (Toraja Mamasa Church)
ü  Gereja-Gereja Kristen Indonesia Sumatera Utara (Indonesian Christian Church of North Sumatera)
ü  Gereja-Gereja Masehi Musyafir (The Pilgrim's Churches)
ü  Gereja-Gereja Reformasi di Indonesia (Reformed Churches in Indonesia - Irian Jaya)
ü  Gereja-Gereja Reformasi di Indonesia (Reformed Churches in Indonesia - Nusatenggara Timur)
ü  Gereja-Gereja Reformasi di Indonesia Kalimantan Barat (Reformed Churches in Indonesia - Kalimantan Barat)
ü  Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (Minahasa Protestant Church Assemblies)
ü  Orahua Niha Keriso Protestan (Communion of Protestant Christian Church of Nias)
ü  Gereja Jemaat Reformasi Papua (GJRP) di Papua, mendirikan sebuah STT dengan nama Sekolah Tinggi Teologi Reformasi Wamena.namun kebanyakan gereja Lutheran dipengaruhi oleh teologi Calvinis.

Kemudian hari muncul John Wesley, pemikiranya menjembatani kedua berbedaan ini dengan aliran yang baru yaitu Methodist, pentakosta dan gerakan Kharismatik yang saat ini berkembang pesat.
Didalam ajaran Calvinis sendiri, ada beberapa kelompok, yaitu kelompok radikal disebut hyper Calvinis atau Calvinis Ortodoks, sedangkan kelompok lain disebut Calvinis Konservatif dan lainya adalah Calvinis Liberal atau moderat.
GJRP berasal dari kelompok Calvinis Konsrvatif, yaitu (Netherland Reformed Congergation NRC) dalam bahasa inggris dan dalam bahasa Belanda (Gereformeerde Gemeenten GG), bidang penginjilan dari  GG penginjilan disebut (Zending Gereformeerde Gemeenten ZGG).
Gereformeerde Gemeenten melakukan misi Tuhan dengan membawa injil dan membuka beberapa pos PI di papua. Misi Tuhan itu sudah diletakan kepada kepada orang-orang pribumi. Tetapi selama ini ada beberapa Pos PI yang belum jangkau pelayanan dengan baik, dan masi krisis Rohani. Contohnya, di Pos PI suku Korowai, Awimbon, Wubri, Bari, Maksaram I dan II, Benawa dan yang lainya, untuk pemerintahan ekonomi sudah tetapi khusus untuk krisis rohani masih belum terlaksanakan, kini saatnya orang GJRP sendiri harus meneruskan misi tersebut kepada orang lain di daerah-daerah yang belum terjangkau penginjilan.
5.       Reformasi dan Transformasi dalam GJRP
GJRP perlu reformasi dan transformasi. Reformasi yang dimaksud adalah “GJRP harus kembali kepada Alkitab” . masing-masing pimpinan gereja harus sadar, karena sekarang banyak yang melenceng meninggalkan poros atau formasinya, yaitu firman Allah. Jika masalah didalam gereja belum terselesaikan dengan baik, maka masalah itu akan perkembang seperti penyakit kanker yang merusak tubuh demikian pula merusak gereja.

GJRP harus transformasi, yaitu dalam segala aspek kehidupan jemaat harus mencerminkan keserupaan dengan sifat dan karakter jesus. Saya menilai beberapa pemimpin gereja, pemerintah dan jemaat mulai menuju keserupaan dengan dunia saat ini, bukan keserupaan dengan kristus.

Contohnya, kebanyakan orang dalam GJRP sulit bedakan mana orang Kristen yang sejati, dengan orang yang kafir. Karena mengaku Kristen, tetapi masih takut kutuk, takut sihir, melakukan perzinahan, mabuk, kawin dua. Mengaku Kristen tetapi melakukan pesek, seks bebas, pencurian, korupsi. Maka seluruh jemaat, pejabat pemerintah, gereja dan seluruh orang GJRP perlu reformasi kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar